REPUBLIKA.CO.ID,KARAWANG -- Petambak garam asal Kabupaten Karawang, menjerit. Akan tetapi, hingga kini 250 hektare lahan tambak di empat kecamatan yang ada di kabupaten ini terbengkalai. Sebelum, mengenal teknologi ulir filter dan bio isolator, hasil produksi garam sudah mampu mencapai 100 ton per musim. Akan tetapi, lanjut Aep, tahun ini petambak hanya bisa gigit jari. Luasan lahan garam, tak bisa digarap akibat anomali cuaca.
Source: Republika October 02, 2016 14:15 UTC