TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk antisipasi menyusul adanya perkiraan cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Indonesia. Mugen S Sartoto mengatakan saat ini cuaca buruk dan gelombang tinggi terjadi di sejumlah perairan di Indonesia yang tentunya berdampak terhadap keselamatan pelayaran. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada para syahbandar (kepala pelabuhan), Operator Kapal termasuk Nakhoda Kapal serta masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan pelayaran. Menurut dia, apabila kondisi cuaca membahayakan keselamatan pelayaran maka syahbandar diminta untuk tidak menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar atau SPB. "Kami menyiagakan kapal-kapal Patroli serta terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan laut," tutur Mugen.
Source: Koran Tempo December 26, 2022 05:38 UTC