’’P2G mengapresiasi pemerintah pusat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan KemenPAN-RB ditambah Komisi X untuk membuat kebijakan membuka lowongan seleksi guru honorer menjadi Guru PPPK sebanyak 1 juta lowongan tahun depan,’’ ungkapnya kepada JawaPos.com, Kamis (26/11). ’’Dengan dibukanya lowongan 1 juta guru, diharapkan akan menaikkan kesejahteraan para guru honorer dengan menjadi ASN ke depan,’’ ucap dia. Selain meningkatkan kesejahteraan melalui seleksi PPPK, dia juga meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memberikan upah guru honorer minimal setara UMP/UMR. Dengan begitu, kisah guru honorer yang tragis sebab kesejahteraannya sangat minim tidak terjadi lagi. Kami sangat sedih honor guru honorer ini horor, ini sangat tidak manusiawi,’’ ungkap Satriwan.
Source: Jawa Pos November 26, 2020 06:33 UTC