TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Arab Saudi menuai kontroversi setelah memberikan izin kepada Vogue Arabia untuk melakukan sebuah sesi foto yang dinilai tidak sesuai syariat Islam (tidak menutup aurat). Foto itu dilakukan oleh beberapa supermodel internasional di tempat bersejarah Al-Ula di Provinsi Madina, Arab Saudi. Vogue Arabia, majalah fashion berbahasa Arab yang bermarkas di Amerika Serikat, mempublikasi kampanye sesi foto 24 jam. Kendati jarak tempat bersejarah Al-Ula 300 kilometer dari kota suci Madina, namun banyak orang melihat pemotretan ini tidak sepatutnya bagi otoritas Arab Saudi untuk memberikan izin. Pemotretan kontroversial ini bagian dari reformasi Kerajaan Arab Saudi yang sedang diterapkan dalam beberapa tahun terakhir demi memperluas perekonomian negara itu.
Source: Koran Tempo July 11, 2020 12:56 UTC