REPUBLIKA.CO.ID, BUENOS AIRES -- Alberto Fernandez dari gerakan politik peronis Argentina kembali berkuasa setelah berhasil menggulingkan presiden inkumben Mauricio Macri dalam pemilihan, Ahad (27/10). Dia mengatakan, telah mengundang Fernandez ke istana kepresidenan pada Senin (28/10) untuk membahas transisi yang dapat dilakukan, mengingat ekonomi dan pasar Argentina saat ini sedang goyah. "Tapi tentu saja kami akan berkolaborasi dalam segala hal yang kami bisa, karena satu-satunya hal yang menjadi perhatian kami adalah Argentina berhenti menderita untuk selamanya," ujar pengacara tersebut. Argentina dalam cengkeraman resesi untuk sebagian besar tahun lalu. Rencana reformasi tidak berjalan lancar pada 2018, ketika krisis mata uang dan utang memaksa Argentina mencapai kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) dengan nilai 57 miliar dolar AS untuk membantu Argentina membayar tagihannya.
Source: Republika October 28, 2019 04:52 UTC