Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda, Kemenag Jelaskan Penyebabnya - News Summed Up

Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda, Kemenag Jelaskan Penyebabnya


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama Arsad Hidayat mengatakan potensi perbedaan penetapan awal Ramadhan di Indonesia merupakan hal yang wajar dan kerap terjadi akibat perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriyah. Ia menjelaskan, terdapat sejumlah pendekatan yang digunakan dalam penentuan awal Ramadhan. Sebagian ormas Islam menggunakan metode hisab, sebagian menggunakan rukyatul hilal, sementara pendekatan terbaru mengacu pada konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). “Kalau istilahnya Prof Thomas Djamaluddin, astronom BRIN, itu ada hilal global dan hilal lokal. Jelas kalau hilal lokal dengan hilal global, sudah pasti berbeda,” katanya.


Source: Republika February 11, 2026 02:09 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */