JawaPos.com – Orang tua siswi SMP korban pencabulan oleh tukang kebun sekolah di Kenjeran ternyata tidak mengetahui kejadian yang dialami sang anak. Karena badannya gemuk, dia tidak tampak sedang berbadan dua. HP dan SN hanya bisa menangis sedih bercampur marah karena kasihan dengan Mawar. Apalagi, peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah yang notabene tempat para orang tua menitipkan anak-anak mereka untuk menuntut ilmu. Menanggapi kasus itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Ikhsan mengatakan, pihaknya telah menerapkan beberapa strategi agar kejadian itu tidak terulang.
Source: Jawa Pos July 28, 2017 19:41 UTC