SAN BRUNO, KOMPAS.com - Ayah dari pelaku penembakan di kantor pusat YouTube di San Bruno, Amerika Serikat ( AS), angkat bicara terkait insiden yang terjadi Selasa (3/4/2018). Ismail Aghdam, ayah dari Nasim Aghdam kepada Bay Area News Group berkata, dia telah memperingatkan kepada polisi tentang segala hal menyangkut putrinya. Sebelum menyerang, Nasim pernah mengunggah sebuah video dan keterangan yang mengeluhkan YouTube, dan menganggap dia didiskriminasi oleh situs itu. "Mereka (YouTube) melakukan diskriminasi terhadap saya, dan saya bukanlah korban yang pertama," kata Aghdam di situs pribadinya. "Tidak ada kesetaraan baik di YouTube maupun situs berbagi video lain.
Source: Kompas April 04, 2018 10:30 UTC