JawaPos.com – Pabrikan mobil asal Jerman, BMW, menargetkan bahwa jarak tempuh kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) akan berlipat atau lebih lama dibanding saat ini pada 10 tahun ke depan. Jarak tempuh atau rentang jelajah EV memang menjadi konsen banyak produsen otomotif saat ini dengan berlomba membuat kendaraan listrik yang hemat bahan bakar dengan daya jelajah (sekali pengisian) sejauh mungkin. Sementara BMW tidak mengatakan banyak tentang baterai masa depan mereka, Oliver Zipse yang bertanggung jawab di Pusat Kompetensi Sel Baterai BMW mengisyaratkan kendaraan listrik masa depan akan memiliki dua kali kisaran seperti yang sudah ada saat ini. “Mengambil teknologi yang saat ini ada di BMW i3 sebagai dasar, pada 2030 kami akan dapat menggandakan kepadatan energi sel baterai. Lebih dari setengahnya adalah baterai kendaraan listrik.
Source: Jawa Pos November 22, 2019 10:52 UTC