ANTARATEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya untuk mewaspadai penyebaran Covid-19 yang berpotensi dibawa pemudik asal Sumatera dalam gelombang arus balik Lebaran 2021. Salah satunya yaitu arus balik dari Pulau Sumatera menuju DKI Jakarta dan sekitarnya. Pulau Sumatera dinilai perlu mendapat perhatian lebih karena menurut data Satgas Penanganan Covid-19, hampir seluruh wilayah di Pulau Sumatera masuk ke dalam zona merah dan oranye Covid-19. Zona merah artinya berisiko tinggi menularkan virus corona, sementara zona oranye berisiko sedang. Selasa kemarin, Menteri Koordninator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memimpin rapat koordinasi antisipasi arus balik dari Pulau Sumatera bersama para Kapolda, TNI, beserta Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, dan Kepala BNPB.
Source: Koran Tempo May 19, 2021 03:45 UTC