REPUBLIKA.CO.ID, Pasukan Sementara PBB di Lebanon mengatakan sebuah ledakan menghantam salah satu posisinya dan melukai tiga penjaga perdamaian Jumat ini. "Sore ini, terjadi ledakan di dalam markas PBB... melukai tiga penjaga perdamaian, dua di antaranya luka parah. Kami belum mengetahui asal mula ledakan," kata juru bicara UNIFIL Kandice Ardiel dilansir the Times of Israel, Jumat. “UNIFIL mengingatkan seluruh aktor akan kewajiban mereka untuk menjamin keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian, termasuk dengan menghindari aktivitas pertempuran di sekitar yang dapat membahayakan mereka,” tambahnya. Menurut PBB, sebanyak 97 tentara penjaga perdamaian gugur kekerasan sejak UNIFIL pertama kali didirikan untuk memantau penarikan pasukan Israel setelah mereka menginvasi Lebanon pada tahun 1978.
Source: Republika April 03, 2026 15:12 UTC