Badai Hagibis di atas Kepualauan Utara, Selasa, 8 Oktober 2019 (NASA). TEMPO.CO, Jakarta - Badai Hagibis mendekati Jepang pada Jumat, 11 Oktober 2019, berisiko melumpuhkan Ibu Kota Tokyo dengan hujan paling dahsyat dalam 60 tahun terakhir. Bencana itu juga menunda Grand Prix Formula 1 dan Piala Dunia Rugby serta memunculkan kekhawatiran kekacauan transportasi. Badai Hagibis, yang berarti cepat dalam bahasa Tagalog Filipina, akan mendarat di Pulau Honshu pada Sabtu besok, sebulan setelah badai terkuat mengguncang Jepang dalam beberapa tahun terakhir dan merusak 30.000 rumah dan menyebabkan aliran listrik padam. Badai tersebut dapat menjadi badai paling dahsyat yang menghantam Tokyo sejak 1958 dan masyarakat juga harus bersiap menghadapi gelombang tinggi dan badai, kata JMA.
Source: Koran Tempo October 11, 2019 06:22 UTC