REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pelaksana Tugas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus merangkap sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjawab pertanyaan awak media mengenai awal mula Presiden Jokowi memilih Arcandra Tahar sebagai Menteri ESDM. Luhut mengakui, adanya kesalahan prosedur atau administrasi bisa saja terjadi di semua instansi, termasuk Istana Presiden. Luhut meminta agar masyarakat Indonesia tidak cepat berburuk sangka kepada Presiden atas apa yang terjadi belakangan. Baca juga, Berhentikan Arcandra Tahar, Presiden Tunjuk Luhut. Sebelumnya Menteri ESDM Arcandra Tahar diberhentikan menyusul kabar ia memiliki kewarganegaraan ganda.
Source: Republika August 16, 2016 07:41 UTC