© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Semarang - Banjir yang menerjang Kota Semarang pada Ahad, 6 November 2022, disebut karena faktor hilangnya kawasan hijau di ibu kota Jawa Tengah tersebut. Akibat banjir kemarin, sedikitnya enam mobil terseret dan sejumlah rumah penduduk jebol diterjang arus di Kecamatan Ngaliyan dan Tugu. Pakar lingkungan dan tata kota Universitas Islam Sultan Agung Semarang Mila Karmila menyebut banjir yang terjadi pada Ahad petang itu dipicu banyak faktor selain hujan. Tak hanya kawasan hijaunya hilang, bukit di wilayah Semarang atas juga dikeruk. Senada, warga juga menduga banjir kemarin tak hanya dipicu curah hujan semata.
Source: Koran Tempo November 08, 2022 00:06 UTC