REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tekanan ekonomi global diperkirakan masih membayangi kawasan Asia Timur dan Pasifik sepanjang 2026. Kenaikan harga energi, konflik geopolitik, serta ketidakpastian kebijakan menjadi faktor utama yang menahan pertumbuhan sekaligus menekan daya beli masyarakat. Kenaikan biaya energi mendorong ongkos produksi di berbagai sektor, yang kemudian menjalar ke harga barang dan jasa. “Kenaikan harga energi meningkatkan biaya produksi, termasuk energi, pupuk, dan pangan,” katanya. Di tengah tekanan global yang belum mereda, masyarakat kini dihadapkan pada dua risiko sekaligus, yakni kenaikan biaya hidup dan ketidakpastian pendapatan.
Source: Republika April 09, 2026 08:09 UTC