Beberapa kampung di Kota Yogya memang sempat memasang palang-palang kayu di pintu masuk kampung untuk mencegah masuknya pendatang. Tapi setelah diberi penjelasan warga memahami (tidak lagi menutup akses jalan kampung lagi)," ujar Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, Ahad. Heroe mengatakan aksi itu akibat ada warga kampung sebelah yang meninggal di Malaysia dan dimakamkan melewati kampung itu. Ada pula di kampung Tegalrejo, Kota Yogya yang sempat diberondong 20-an spanduk buatan warga yang menyerukan lockdown dipasang di gang masuk perkampungan. Sedangkan dari sembilan pasien PDP di Kota Yogya itu, semula sebenarnya berjumlah 23 orang.
Source: Koran Tempo March 30, 2020 02:48 UTC