JawaPos.com – Sejak Basuki Tjahaja Purnama (BTP) memenuhi undangan Erick Thohir, di kantor Kementerian, Rabu (13/11) pekan lalu, gelombang penolakan terhadap pria yang akrab disapa Ahok itu terus bermunculan. Dari aksi serikat pekerja hingga diskusi-diskusi publik yang mengusung tema ‘Tolak Ahok di BUMN’ marak digelar sepekan terakhir. Lantas, ketika muncul banyak penolakan, mengapa Erick tetap menyodorkan nama Ahok ke Tim Penilai Akhir (TPA)? Keberadaan Ahok sebagai Komisaris Utama diharapkan dapat mengawasi dan mendorong jajaran direksi agar dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Erick menambahkan, dalam mengemban tugasnya sebagai Komut Pertamina, Ahok akan dibantu oleh Budi Gunadi Sadikin (BGS) sebagai Wakil Komut Pertamina.
Source: Jawa Pos November 22, 2019 11:48 UTC