Namun, ketika pasangan memiliki masalah di luar, sikap membela membabi buta ternyata tidak selamanya tepat. Misalnya saja pada saat pasangan bertengkar dengan teman atau keluarganya karena berbeda pendapat. Psikolog klinis dewasa Nadya Pramesrani mengatakan, penting atau tidaknya membela pasangan di hadapan umum perlu melihat situasi yang sedang terjadi. "Terkadang kalau membela pasangan, tapi konteksnya tidak sesuai malah jadinya provokasi," ujar Nadya saat dihubungi Kompas.com Jumat (20/11/2020). Nadya mengatakan, daripada membela pasangan, lebih baik ambil peran sebagai penengah atau penenang.
Source: Kompas November 20, 2020 05:03 UTC