TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Singapura meluncurkan aplikasi berbasis ponsel yang memungkinkannya mengidentifikasi mereka yang kontak dengan orang yang positif terinfeksi virus corona COVID-19. Data pelacakan akan disimpan di penyimpanan lokal ponsel, dilindungi enkripsi, dan aplikasi tidak akan meminta informasinya lainnya. Kementerian kesehatan hanya akan mendapatkan data jika pengguna mengirimkannya ke mereka, ketika yang bersangkutan dinyatakan positif terinfeksi virus. Singapura memakai sistem tracing, pelacakan, untuk mengetahui sebaran virus corona di negara tersebut. Negara itu sangat ketat menerapkan aturan untuk melawan wabah virus corona penyebab pneumonia itu.
Source: Koran Tempo March 21, 2020 10:52 UTC