IstimewaTEMPO.CO, Bojonegoro - Bekas aktivis Afghanistan dan Moro, Ali Fauzi,46 tahun mengatakan, pelaku bom molotov Gereja Oikumene masih amatiran. Ali Fauzi mengatakan, bahwa pelaku bom Gereja Oikumene sama tidak terkait dengan kelompok pendemo Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Yang jelas, lanjut Ali Fauzi, bom yang dilemparkan kerap disebut dengan istilah bom sabun. Kenapa disebut bom sabun?, karena bukan bom beneran, dan orang juga bisa memakai istilah bom Molotov. Seperti diketahui Ledakan bom molotov di Gereja Oikumene, Sengkotek, Samarinda, terjadi sekitar pukul 10.10 Wita.
Source: Koran Tempo November 13, 2016 15:59 UTC