JawaPos.com-Bukan rahasia lagi jika sektor tunggal putri jadi nomor yang paling lemah. Bahkan, pada 29 Oktober lalu, Gregoria Mariska Tunjung terlempar dari peringkat ke-16 dunia dan menjadi peringkat ke-27. Kemunduran prestasi itu diakui Jorji, sapaan akrab Gregoria Mariska. Kabid Pembinaan dan Prestasi Susy Susanti juga menaruh harapan besar untuk kebangkitan sektor tunggal putri. Pada era 70–90-an, tunggal putri Indonesia pernah sangat berjaya dengan menjadi juara bertahan.
Source: Jawa Pos November 24, 2019 04:30 UTC