Biaya Kereta Cepat Membengkak, Indonesia Tawarkan Bank China Tambah Pendanaan - News Summed Up

Biaya Kereta Cepat Membengkak, Indonesia Tawarkan Bank China Tambah Pendanaan


Instalasi perdana rel proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Depo Tegaluar, Jawa Barat, 20 April 2022. Indonesia akan menegosiasikan kembali proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dengan China menyusul naiknya biaya pembangunan sebesar US$1,93 miliar, atau setara Rp27,74 triliun, ungkap bos megaproyek ini. Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) yang menangani proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Dwiyana Slamet Riyadi, pada Kamis mengatakan pemerintah Indonesia menginginkan China Development Bank (CDB) memberikan pinjaman untuk menutupi kelebihan biaya dari awalnya sebesar US$ 6,07 miliar menjadi US$8 miliar. Awalnya, proyek kereta cepat diperkirakan memakan biaya sekitar U.S.$6,1 miliar atau berkisar Rp87 triliun. Menurut Yusuf, seharusnya biaya pembangunan kereta cepat ini disepakati semua pada awal perencanaan proyek, mulai dari biaya pokoknya hingga biaya bunganya dan jika proyek tidak berjalan sesuai dengan tenggat yang disepakati.


Source: Koran Tempo April 21, 2022 17:19 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */