JawaPos.com – Pakar Biomolekuler Universitas Sriwijaya (Unsri), Prof Yuwono mengkritisi biaya pendidikan dokter sangat mahal. Hal ini dikhawatirkan membuat para lulusan fakultas kedokteran bekerja dengan maksud mengembalikan modal pendidikan yang diinvestasikan. Lalu, biaya preklinik Rp 30 juta per semester dan biaya klinik Rp 45 juta per semester. “Saya khawatir, setelah jadi dokter, mereka berlomba cari duit utk mengembalikan investasi yang hampir 750 juta (12 semester),” tuturnya. Diharapkan pemerintah dapat memberikan keringanan biaya bagi anak muda Indonesia yang bercita-cita sebagai dokter.
Source: Jawa Pos October 05, 2021 04:41 UTC