Ini merupakan kelar Honoris Causa ke-46 bagi Tun Mahatir Mohamad. TEMPO/Pius ErlanggaTEMPO.CO, Yogyakarta - Perdana Menteri Malaysia Periode 1981-2003, Tun Dr Mahathir Mohammad, mengatakan kekerasan terhadap etnis Rohingya di Myanmar menggambarkan penindasan terhadap muslim. Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mengatakan kekerasan terhadap Rohingya menggambarkan adanya krisis kemanusiaan. Dia meminta Organisasi Kerja Sama Islam atau OKI menggelar rapat darurat dan menjalankan langkah konkret untuk mengatasi kekerasan terhadap Rohingya. “Kekerasan terhadap Rohingya tidak ada kaitannya dengan masalah agama,” kata Din.
Source: Koran Tempo December 05, 2016 12:43 UTC