JawaPos.com - Dari total 13.345 formasi yang disediakan, hanya 8.802 tenaga honorer K-II yang mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018. Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, hampir 5.000 tenaga honorer K-II, baik bidang pendidikan ataupun kesehatan telah melewatkan kesempatan untuk menjadi CPNS. Ternyata, sebagian besar dari mereka masih tidak mengerti cara mendaftar serta melampirkan dokumen secara online melalui web sistem seleksi CPNS nasional (SSCN). Bukan tenaga honorer K-II itu sendiri yang menginput, tetapi orang lain," tutur dia. "Dari situ terlihat betapa pemerintah sudah melakukan segala upaya untuk membuat tenaga honorer K-II dari tenaga pendidikan dan kesehatan untuk bisa masuk (PNS).
Source: Jawa Pos October 16, 2018 12:22 UTC