Namun, makanan halal yang disiapkan sesuai syariat Islam termasuk yang tumbuh cepat di AS dan menjadi salah satu makanan kegemaran para milenial negeri Paman Sam. Pembuat aplikasi panduan restoran halal AS Zabihah, Shahed Amanullah hanya menemukan 200 tempat yang menyajikan makanan halal ketika ia mulai membuat Zabihah pada 1998 lalu. Hal serupa terjadi pada makanan Italia di masa lalu dan makanan kosher yang punya kemiripan dengan makanan halal. Di hampir semua rantai pasok pangan di AS, produk halal menunjukkan pertumbuhan nyata meski masih kecil. Perusahaan riset, Nielsen, mempredikssi penjualan pangan halal di toko-toko ritel dan sejenisnya mencapai 1,9 miliar dolar AS selama 12 bulan per Agustus 2016.
Source: Republika September 18, 2016 07:18 UTC