Namun, di Indonesia, antara bisnis daring dan non-daring justru tidak selalu berhadap-hadapan. Sekjen Asosiasi Fintech Indonesia Karaniya Dharmasaputra menyebutkan, hubungan antara moda daring dan non daring di Indonesia merupakan salah satu karakter ekonomi yang menarik. Dia mencontohkan, beberapa usaha di Indonesia bisa menerapkan kerja sama yang baik antara bisnis dengan moda transaksi daring dan konvensional. Dalam hal ini, menurut Karaniya tampaknya bisnis daring dengan moda e-commerce lebih unggul, misalnya dalam retail. "Namun, yang terjadi di Indonesia unik, di sebagian area memang terjadi hadap hadapan, tapi di sebagian lain saling memperkuat," kata dia.
Source: Republika August 06, 2017 00:11 UTC