REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Salah satu pekerjaan rumah (PR) umat Islam yang sampai hari ini belum tergarap, adalah dunia usaha. Demikian ungkap ustadz Abdurrahman SE, pembina Hidayatullah Jawa Timur, dalam acara Musyawarah Wilayah (Musywil) VII Pemuda Hidayatullah, Malang, Sabtu (14/3). Hal ini, kata dia, menyebabkan kaum Muslimin tidak memiliki daya tawar. “Dan keadaan inilah yang terus membuat kaum Muslimin terperosok,” ujarnya. Padahal, sambungnya, kaum Muslimin menyembah Tuhan, Allah yang memiliki nama al-Ghani, yang artinya Dzat Yang Mahakaya.
Source: Republika March 15, 2020 23:15 UTC