"Ya, jika bertujuan untuk kebaikan dan punya dasar yang kuat mari kita dukung," ungkap Asma saat dihubungi Republika, Ahad (2/7). Yaitu selalu menyeru ke arah hal baik dan juga yang berlandaskan dasar Agama yang kuat. "Prinsipnya Asma begitu," ucapnyaSeruan boikot Starbucks muncul di Indonesia menyusul, pernyataan CEO Starbucks Howard Mark Schultz beberpaa waktu lalu ketika bertemu dengan para pemilik saham Starbucks. Jaringan kopi Starbucks Indonesia juga memastikan tetap sejalan dengan pihak manajemen Pusat Starbucks di Amerika Serikat yang memberi dukungan terhadap LGBT. Dia mengatakan pihaknya tetap menghargai keragaman dan kesetaraan dan berkomitmen sejalan dengan kebijakan manajemen Starbucks.
Source: Republika July 02, 2017 03:33 UTC