DAMATARU, KOMPAS.com - Lebih dari 100 anak perempuan hilang pada Rabu (21/2/2018), dua hari setelah serangan Boko Haram di sekolah mereka. Tapi kekhawatiran terus meningkat mengenai keberadaan para murid, terlebih ada satu siswi yang lolos mengatakan, kemungkinan mereka dibawa oleh anggota Boko Haram. Orangtua dan wali murid yang cemas berkumpul di sekolah tersebut pada Rabu (21/2/2018) untuk meminta jawaban dari pihak berwenang. Baca juga : Nigeria Bebaskan 475 Orang yang Diduga Terlibat dengan Boko HaramGubernur negara bagian Yobe Ibrahim Gaidam mengatakan, lebih dari 50 siswi masih belum diketahui keberadaannya. Sebelumnya, kelompok Boko Haram menjadi tenar di seluruh dunia pada April 2014, ketika mereka menculik 276 anak perempuan dari sekolah di Chibok, negara bagian Borno.
Source: Kompas February 22, 2018 02:03 UTC