TEMPO.CO, Jakarta - Masker N95 adalah jenis pelindung mulut dan hidung dengan efektivitas tertinggi. Dibandingkan masker bedah dan masker kain, ia memang bisa melindungi hingga partikel sekecil 0,03 mikron sehingga meminimalkan risiko mikroorganisme masuk. Herr pun menjelaskan dampak yang ditimbulkan saat seseorang tetap memaksa menggunakan masker N95 berulang. Lalu, bagaimana dengan alternatif penyemprotan atau pembersihan dengan alkohol di saat kelangkaan masker N95? Adapun alternatif lain yang disarankan Rempel sesuai dengan imbauan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat) untuk penggunaan masker N95 yang lebih baik.
Source: Koran Tempo April 12, 2020 00:22 UTC