JawaPos.com - Drama pencabutan Izin Penggunaan Pita Frekuensi (IPFR) radio 2,3 GHz PT First Media (KBLV) dan PT Internux (Bolt) berakhir sudah. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) hari ini, Jumat (28/12) resmi mencabut IPFR 2,3 GHz kedua perusahaan milik Lippo Group itu. Lebih jauh Ismail menerangkan, pencabutan IPFR 2,3 GHz Internux dan First Media KBLV dinyatakan berakhir lantaran kedua perusahaan tersebut tidak dapat menunaikan kewajiban. "Mereka tidak dapat membayar tunggakan Biaya Hak Penggunaan (BHP) IPFR 2,3 GHz dan denda yang dikenakan," imbuhnya. Selain tersandung kasus utang, drama pencabutan IPFR 2,3 GHz Internux dan First Media (KBLV) juga diwarnai aksi gugatan.
Source: Jawa Pos December 28, 2018 06:09 UTC