Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, 9 Desember 2019. Tempo/Friski RianaTEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengungkapkan alasan perseroan memutuskan hubungan kerja sama dengan Saudi Aramco dalam proyek pengembangan Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap, Jawa Tengah. Menurut dia, pemutusan kerja sama dikarenakan tak adanya titik temu terkait nilai valuasi proyek antara Pertamina dengan perusahaan migas asal Arab Saudi tersebut. Nicke menuturkan, Pertamina putus kerja sama secara baik sejak April tahun ini.Pasca putusnya hubungan kerja sama proyek pengembangan kilang, Pertamina pun tengah mencari mitra baru. Adapun, proyek pengembangan Kilang Cilacap guna meningkatkan kapasitas kilang yang semula sebesar 348 ribu barel akan meningkat menjadi 370 ribu barel per hari (bph).
Source: Koran Tempo June 29, 2020 08:03 UTC