JawaPos.com – Kasus dugaan korupsi anggota DPR RI dari fraksi Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso (BSP) mulai menyeret nama elite partai berlambang beringin hitam lainnya. Bowo menyatakan, dirinya diperintah oleh Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Jateng I Partai Golkar Nusron Wahid untuk menyiapkan uang serangan fajar sebanyak Rp 4 miliar. Dia menyampaikan, pernyataan Bowo Sidik yang menyebutkan Nusron Wahid terlibat dalam kasus serangan fajar dapat dijadikan bukti awal pelanggaran Undang-Undang (UU) Pemilu tersebut. Sebelumnya, Bowo mengatakan, Nusron Wahid memintanya untuk menyiapkan 400 ribu amplop putih yang berisikan uang. Nusron Wahid meminta saya untuk menyiapkannya,” ucap Bowo saat hendak meninggalkan gedung KPK, Selasa (9/4).
Source: Jawa Pos April 10, 2019 10:18 UTC