Rahmat menjelaskan itu untuk menanggapi kritik yang berkembang di media sosial pasca kejadian gempa menggoyang Pangalengan, Kabupaten Bandung, pada Minggu malam. Baca juga:Gempa 4,0 M di Kabupaten Bandung, Kenapa Netizen Kritik BMKG? BMKG merilis info gempa berkekuatan 4,0 M itu pukul 22.10 WIB, lebih dari setengah jam dari kejadian pada 21.34 WIB. Ini untuk pelacakan terhadap peristiwa gempa yang kekuatannya lemah yang getarannya mungkin tidak tertangkap jaringan alat detektor yang dimiliki BMKG. Namun, jika gempa berkekuatan di bawah itu, maka diumumkamnya berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasakan.
Source: Koran Tempo November 04, 2020 02:15 UTC