TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pengurus organisasi Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar, Adam Mirza, mengatakan intoleransi bukan sekadar fenomena sosial. "Ini bisa dipolarisasi. Adam menuturkan intoleransi yang belakangan marak terjadi, seperti ujaran kebencian, sebetulnya dipicu dari masalah yang menimpa organisasi Gafatar. Menurut pria 40 tahun itu, Gafatar merupakan organisasi yang menjunjung tinggi toleransi. Berkaca dari pengalaman Gafatar, Adam pun mengimbau pemerintah berhati-hati dengan tindakan intoleransi.
Source: Koran Tempo February 22, 2018 01:18 UTC