Yang ada di pikiran perempuan asal Pamekasan itu adalah barang-barang berharga di dalam tas. Keberanian Firdausi tersebut diapresiasi polisi. Dia tidak menyangka tas yang diincar penjambret bakal mendapatkan ganti. Namun, tas itu tidak dibawa ke tempatnya bekerja di Ruko Juanda Permai. Nah, setelah menabrakkan motor ke arah pelaku, dia berteriak.
Source: Jawa Pos January 31, 2017 13:10 UTC