Cerita Pohon Pukul Lima - News Summed Up

Cerita Pohon Pukul Lima


Pohon randu, asam, kluwih, dan beringin tak tampak lagi, sudah ditebang hingga tunggul-tunggulnya, dan akar-akarnya dicabut tanpa sisa. Tubuhku belum setinggi pohon jagung ketika kota ini masih belantara lebat tanpa manusia dan satu-satunya hukum adalah hukum rimba. Setelah para pekerja gagal menebangku pertama kali, pemilik lahan mengundang seorang dukun untuk menundukkanku. Beberapa menit kemudian pemilik lahan tiba dan memarkir mobil agak jauh dari tempatku berdiri. Sebelum tumbang, kupastikan gerumbul dahan paling keras yang telah kusiapkan mengarah tepat di kepala pemilik lahan.


Source: Jawa Pos March 15, 2020 10:41 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */