Di sekolah itu, Risma medapat penjelasan soal biaya ujian dan rekreasi yang jumlahnya sebesar Rp 900.000 bagi setiap anak. Pasalnya, dia saat itu hanya ingin memperjuangkan nasib anak-anak di sekolah itu. Risma melanjutkan, di sekolah itu dirinya langsung dipertemukan dengan seorang guru. "Saya datang ke sekolah, menyamar saat itu," tutur Risma. Namun, ketika biaya tersebut akan dibayarkan, guru tersebut malah mencibir niat Risma itu.
Source: Kompas June 08, 2016 21:45 UTC