China melarang semua kegiataan massal di ibu kota XinjiangREPUBLIKA.CO.ID, URUMQI -- Pemerintah China mengumumkan ibu kota wilayah Xinjiang, Urumqi, dalam status berperang karena lonjakan kasus virus corona. "Seluruh kota telah memasuki 'negara masa perang', dan akan menangguhkan semua jenis kegiatan massal," ujar pejabat setempat. Meskipun angka penambahan tampak rendah, China telah mencatat sangat sedikit penyebaran wabah sejak Covid-19 muncul di kota Wuhan akhir tahun lalu. Selain itu, langkah lain untuk menahan penyebaran virus corona, pemerintah melarang perkumpulan di dalam gedung seluruh Urumqi. Xinjiang pekan ini telah melaporkan 23 kasus tanpa gejala, dengan 269 orang di bawah pengamatan medis.
Source: Republika July 19, 2020 03:56 UTC