Tony Shih ditahan di Beijing karena dituduh terlibat dalam "aktivitas kriminal"REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Seorang guru besar Taiwan dipenjara selama empat tahun di China atas tuduhan mata-mata. Kantor Urusan Taiwan China mengatakan Tony Shih dijatuhi hukuman karena "spionase" oleh pengadilan distrik di Provinsi Anhui, China. Shih, 56 tahun, yang telah pensiun sebagai profesor dari National Taiwan Normal University ditahan di Beijing karena dituduh terlibat dalam "aktivitas kriminal yang membahayakan keamanan nasional China" sejak Agustus 2018. Tiga “mata-mata” Taiwan lainnya, penasihat pemerintah daerah Lee Meng-chu, akademisi Cheng Yu-chin, dan Ketua Asosiasi Hubungan Lintas Selat Taiwan Selatan Tsai Chin-shu juga telah memberikan pengakuan mereka. Akhir-akhir ini, Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump fokus pada penguatan hubungan bilateral dengan Taiwan, yang mengakibatkan memburuknya hubungan antara Beijing dan Washington.
Source: Republika November 25, 2020 12:33 UTC