Live-streamer asal Cina, Yang Kaili, 21 tahun, ditahan selama lima hari oleh polisi Shanghai karena dianggap menyanyikan lagu kebangsaan dengan cara kurang sopan. Hong Kong Free PressTEMPO.CO, Shanghai -- Polisi Shanghai, Cina, menahan Yang Kaili, yang merupakan seorang live-streamer online populer berusia 21 tahun, karena dianggap bersikap tidak sopan ketika menyanyikan lagu kebangsaan saat online pada 7 Oktober 2018. Baca:Yang memiliki 44 juta pengikut dan sempat bersenandung lagu Athletes March sebelum menyanyikan lagu kebangsaan March of the Volunteer saat sedang online di platform streaming lokal Huya. “Saya meminta maaf dengan tulus karena menyanyikan lagu kebangsaan dengan cara yang tidak serius saat sedang siaran online. Insiden ini terkait teriakan cemoohan sebagian penonton saat lagu kebangsaan Cina dikumandangkan dalam pertandingan internasional.
Source: Koran Tempo October 16, 2018 06:11 UTC