Penghentian produksi Coca-Cola didominasi kategori minuman 'hydration'. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Coca-Cola akan menghentikan sekitar 200 merek minuman produksinya. Pihak Coca-Cola menyampaikan, merek yang terkena penyetopan didominasi minuman dalam kategori 'hydration'. Berdasarkan catatan, pendapatan Coca-Cola saat ini didominasi merek terbesarnya, seperti Coke, Sprite, dan Fanta. “Minuman kategori itu mencakup merek-merek seperti Dasani, Powerade, dan Smart Water, lebih dari setengah merek minuman produksi kami, secara kolektif hanya menghasilkan 2 persen pendapatan keseluruhannya,” kata CEO Coca-Cola, James Quincey, dikutip dari businessinsider, Sabtu (24/10).
Source: Republika October 24, 2020 06:56 UTC