[REUTERS / Adnan Abidi]TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memutuskan untuk kembali memberlakukan lockdown setelah setelah kasus Covid-19 di negara itu melampaui 1 juta kasus dan kasus hariannya menyentuh angka 20 ribu kasus. Ilmuwan memperingatkan skenario terburuk, di mana 80 ribu orang atau lebih bisa meninggal karena virus corona. Selain Inggris, tiga negara berikut juga memutuskan untuk memberlakukan kembali lockdown atau pembatasan gerak masyarakat demi meredam penyebaran virus corona, yang mematikan. Aturan baru pengetatan itu diterbitkan sehari setelah kasus harian wabah virus corona menyentuh rekor tertinggi. Prancis memberlakukan pembatasan perjalanan demi meredam penyebaran Covid-19, yang berlaku mulai Jumat pagi, 30 Oktober 2020 - 1 Desember.
Source: Koran Tempo November 01, 2020 05:26 UTC