JawaPos.com - Anggota Komisi II DPR Achmad Baidowi berharap penyelidikan adanya fakta e-KTP dari Kamboja segera dituntaskan. Terutama terhadap motif dari pengiriman itu. Apalagi, sebelumnya ditemukan pengiriman e-KTP palsu dari Tiongkok dan Prancis. "Maka dari itu, perlu dilakukan kajian mendalam," ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (10/2). Kemarin, Komisi II DPR membenarkan adanya pengiriman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dari luar negeri.
Source: Jawa Pos February 10, 2017 02:39 UTC