Terdapat media sosial yang dianggap paling membutuhkan perbaikanREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perkembangan teknologi bagai pisau yang bisa bermanfaat sekaligus menjadi bumerang. Dilansir Channel News Asia, terdapat media sosial yang dianggap paling membutuhkan perbaikan. Dalam setahum terakhir ini, dirangkum sejumlah media sosial yang dianggap perlu diperbaiki di tahun depan. Jejaring sosial itu mengakui bahwa Cambridge Analytica, sebuah perusahaan konsultan politik, telah secara tidak benar memperoleh akses data jutaan pengguna. Situs berbagi video ini mengatakan telah menghapus 39 saluran yang terkait dengan kampanye disinformasi Iran.
Source: Republika December 29, 2018 06:45 UTC