Pelaksana Tugas Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (Plt PHU) H Khoirizi (kedua kanan) bersama jajaran Kementerian Agama meninjau ruang istirahat jamaah peserta haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis, 3 Juni 2021. Peninjauan tersebut guna melihat kesiapan Asrama Haji Pondok Gede jika sewaktu-waktu pemerintah Arab Saudi mengizinkan jamaah Indonesia melaksanakan ibadah haji. TEMPO / Hilman Fathurrahman WTEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana tugas Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Khoirizi, mengakui pembatalan keberangkatan haji selama dua tahun berdampak pada antrean yang semakin panjang. Khoirizi mengungkapkan, pemerintah terus menyiapkan sejumlah langkah agar daftar tunggu haji tidak mengular secara tidak terkendali. Khoirizi menegaskan, jemaah yang tertunda keberangkatannya akan menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada penyelenggaraan haji di tahun mendatang.
Source: Koran Tempo June 08, 2021 13:07 UTC