TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil asal Jerman, Daimler, meminta anggota parlemen Eropa untuk lebih gencar mempromosikan infrastruktur pengisian daya mobil listrik. "Promosi infrastruktur pengisian daya mobil listrik harus cepat, secepat mereka berusaha untuk menurunkan emisi karbondioksida," kata Kepala Dewan Kerja Daimler, Michael Brecht, dikutip dari Reuters, Minggu, 11 Oktober 2020. "Badan politik seharusnya tidak memutuskan kesepakatan 'hijau' (green deal) untuk memperketat batas emisi karbondioksida tanpa syarat," kata Brecht. “Harus ada rencana induk untuk meningkatkan infrastruktur pengisian daya. Brecht mengatakan, Daimler telah meninjau strateginya untuk membebaskan sumber daya guna memperlengkapi kembali pabriknya dan melatih kembali pekerjanya untuk membuat mobil rendah emisi.
Source: Koran Tempo October 11, 2020 05:15 UTC