Airlangga menyebut pemerintah akan menjaga defisit melalui efisiensi belanja operasional dan peningkatan penerimaan negara. Dari sisi penerimaan, Airlangga mengatakan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan optimalisasi pendapatan dari komoditas batu bara. Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan merevisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara tahun 2026. “Kemudian juga terkait dengan adanya tambahan harga, maka terhadap batu bara juga akan dihitung terkait dengan pajak ekspor, besarannya nanti dikaji oleh tim. Selain APBN, rapat tersebut juga membahas percepatan konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak.
Source: Republika March 19, 2026 18:19 UTC