TEMPO.CO, Jakarta - Berbagai dekorasi Natal untuk pertama kali mewarnai kota Damaskus, Suriah setelah negara itu jatuh ke dalam perang saudara sekitar tujuh tahun lalu. Baca: Tujuh Tahun Berperang, Tentara Suriah Kuasai DamaskusLapangan Abbasiyeen yang kerap menjadi tempat jatuhnya mortir, didokerasi dengan lampu berkelap-kelip dan pohon-pohon Natal. Damaskus, Suriah berbenah menyambut Natal 2018. Baca: Begini Suasana Pasar Damaskus Saat Idul FitriSelama perang melanda Suriah, tembakan para pemberontak telah menewaskan sekitar 2 ribu orang di Damaskus. "Kami tidak ada listrik dan tidak ada lampu-lampu atau dekorasi," ujar perempuan ini seraya mengekrespikan kesukaannya pada dekorasi Natal di jalan-jalan dan rumah-rumah warga Damaskus.
Source: Koran Tempo December 17, 2018 05:37 UTC